New!! yang ketiga


BAB 3     
   STRUKTUR TABEL HTML
A.    ELEMEN DASAR TABEL
Tabel adalah salah satu metode untuk menyajikan informasi dalam halaman web. Tabel terdiri dari baris dan kolom ,baris adalah bagian mendatar ,dan kolom adalah bagian vertikal pada tabel. Pertemuan antara baris dan kolom disebut cell. Cara mendekskripskan sebuah tabel dalam pemrograman berbasis HTML menggunakan syntax sebagai berikut.
<table>
<!-- isi baris dan kolom -->
</table>

Selanjutnya , tambahkan baris baru di antara tag <table>…</table> dengan script berikut.

<table>
<tr>
    <!--isi baris ke 1-->
</tr>
<tr>
    <!--isi baris ke 2-->
</tr>
</table>

Script program yang lengkap adalah sebagai berikut.
<table>
<tr>
    <td>&nbsp;</td>
    <td>&nbsp;</td>
</tr>
<tr>
    <td>&nbsp;</td>
    <td>&nbsp;</td>
</tr>
</table>

Elemen-elemen yang ada pada tabel adalah sebagai berikut.
Nama
Fungsi
<table>…<table>
Untuk mendekskripsikan tabel dalam halaman web
</tr>…<tr>
Untuk mendekskripsikan baris dalam tabel
<td>…</td>
Untuk mendekskripsikan kolom dalam tabel

Contoh script tersebut adalah script untuk membuat sebuah tabel dengan 2 baris dan setiap baris memiliki 3 kolom.

Sementara itu, untuk mengatur posisi objek dalam cell sebuah tabel, dapat digunakan beberapa atribut dalam tag </tr>…<tr> sebagai berikut.
§  Align : untuk mengatur posisi horizontal sebuah objek dalam cell. Ada tiga jenis align yaitu left, center, dan right. Left untuk posisi kiri cell, center untuk posisi tengah cell, right untuk posisi kanan cell.
§  Valign : untuk mengatur posisi peletakan sebuah objek pada cell secara vertikal. Ada tiga pilihan dalam menentukan atribut valign, yaitu top, middle, dan bottom. Top untuk meletakkan sebuah objek pada posisi paling atas cell, middle untuk meletakkan sebuah objek pada posisi paling tengah cell, dan bottom untuk meletakkan sebuah objek pada posisi paling bawah cell.

Contoh :                  
Membuat tabel dalam halaman web.
<!--file studikasus3-1.html-->
<html>
<head><title>Membuat Struktur Tabel </title></head>
<body>
<center><hl>Data Siswa TKJ</hl></center>
<table       width="50%" border="1" cellspacing="0"
cellpadding="0" align="center">
      <tr>
       <td align ="center"<strong>NIS</strong></td>
       <td align ="center"<strong>NAMA</strong></td>
       <td align ="center"<strong>ALAMAT</strong></td>
</tr>
<tr>
       <td align ="center"<strong>110123456</strong></td>
       <td align ="center"<strong>namamu</strong></td>
       <td align ="center"<strong>alamatmu</strong></td>
</tr>
</table>
</body>
</html>                                                                                                                            


B.   ATRIBUT BORDER
Untuk mengatur tebal dan lebar garis pada tabel , anda harus mengatur nilai atribut border tabel ketika mendeklarasikan tabel . semakin besar nilai border, maka semakin tebal garis yang ditampilkan pada halaman web. Nilai 0 pada border menyebabkan tabel tampil seperti tidak memiliki garis. Semakin besar nilai atribut border, lebar garis tabel juga semakin besar, namun hanya sisi luarnya saja ,sedangkan bagian dalam tabel tetap sama. Besaran nilai atribut tabel dihitung dalam ukuran pixel.
Contoh :    

Men-setting border tabel dalam halaman web

<!--file studikasus3-2.html-->
<html>
<head><title>Mengatur Border</title>
</head>
<body>
tabel dengan border berukuran 0
<center><hl>Data Siswa TKJ</hl></center>
<table  width="10%"  border="0"      cellspacing="0">
<tr></tr>
<td align = "center">45</td>
<td align = "center">46</td>
</tr>
<tr>
<td align = "center">50</td>
<td align = "center">51</td>
</tr>
</table>
tabel dengan border berukuran 1
<center><hl>Data Siswa TKJ</hl></center>
<table  width="10%"  border="1"      cellspacing="0">
<tr></tr>
<td align = "center">45</td>
<td align = "center">46</td>
</tr>
<td align = "center">50</td>
<td align = "center">51</td>
<tr>
</table>
tabel dengan border berukuran 12
<center><hl>Data Siswa TKJ</hl></center>
<table  width="10%"  border="12"    cellspacing="0">
<tr></tr>
<td align = "center">45</td>
<td align = "center">46</td>
</tr>
<td align = "center">50</td>
<td align = "center">51</td>
<tr>
</table>
</body>
</html>

hasilnya :

Penjelasan :
Nilai besaran tabel garis pada tabel dapat ditentukan pada script
<table width="10%"  border="1" cellspacing="0">, perhatikan kode tersebut. Nilai border = “1” menyebabkan tampilan lebar garis tebal sebesar 1 pixel.



C.   ELEMEN HEADER
Header dalam tabel untuk memberikan informasi data dalam kolom sebuah tabel. Header diletakkan pada baris pertama dalam tabel. Untuk mendeklarasikan header pada tabel, anda perlu menambahkan elemen tag <th> pad bagian awal script dan </th> pada bagian akhir script. Kelebihan penggunaan header pada tabel adalah teks yang diletakkan pad header secara otomatis berada pada posisi tengah (center) tanpa harus menambahkan atribut align=”center”.
   
 Contoh :     
<!--file studikasus3-3.html-->
<html>
<head><title>Membuat header tabel</title>
</head>
<body>
<table width="40%" border="1" cellspacing="0" align="center">
 <tr>
            <th>NIS</th><!--Header tabel -->
            <th>NAMA</th><!--Header tabel-->
</tr><tr>
<td align = "center">1006854</td>
            <td align = "center">namamu </td>
</tr>
</table>
</body> </html>


Pada elemen header tabel, anda dapat menerapkan atribut scope dan headers untuk menghubungkan kolom dan baris dalam cell. Atribut scope digunakan untuk menghubungkan  data kolom dan baris, selain itu dapat diisi dengan nilai col, colgroup, row dan rowgrou

Contoh :     
Membuat header dengan scope

<html>
<head><title>Membuat Header Tabel dengan Scope</title>
</head>
<body>
<table width="50%" border="1" cellspacing="0">
      <tr>
            <th>&nbsp;</th>
            <th scope="col">Senin</th><!--Scope colom-->
            <th scope="col">Selasa</th><!--Scope colom-->
            <th scope="col">Rabu</th><!--Scope colom-->
</tr>
<tr>
<th scope="row">X-tkj</th><!--Scope colom-->
<td>Sistem Operasi I</td>
<td>LAN</td>
<td>Matematika</td>
</tr>

<tr>
<th scope="row">X-TKJ</th><!--Scope colom-->
<td>Pemrograman Dasar</td>
<td>Membangun Web</td>
<td>Web programming</td>
</tr>

<tr>
<th scope="row">XII-TKJ</th><!--Scope colom-->
<td>Wide Area Networking</td>
<td>Pemrograman Web Dinamis</td>
<td>IPA</td>
</tr>
</table>
</body>
</html>

Atribut headers pada elemen header akan menerima nilai berupa id dari cell untuk merujuk
kaitan antar header sumber tabel. Perhatikan contoh program dibawah ini.

Contoh :     

Membuat header dengan atribut headers

<file studikasus3-5.html>
<html>
<head><title>Header Dengan Atribut Headers </title>
</head>
<body>
<table width="40%" border="1" cellspacing="0" cellpadding="0">
            <tr>
            <th id="siswa" rowspan="2">SISWA</th>
            <th id="siswa" colspan="2">NILAI</th>
            </tr>
<th id="ipa" scope="col"<IPA</th>
<th id="ips" scope="col"<IPA</th>
<th id="kwu" scope="col"<IPA</th>
</tr>
<th id="ipa" scope="col"<IPA</th>
<th id="ips" scope="col"<IPA</th>
<th id="kwu" scope="col"<IPA</th>
</tr>
<tr>
<th id="agung" scope="row">Agung</th>
<th headers="siswa agung ipa nilai"align="center">80</td>
<th headers="siswa agung ips nilai"align="center">76</td>
<th headers="siswa agung kwu nilai"align="center">55</td>
</tr>
<tr>
<th id="tita" scope="row">Tita</th>
<th headers="siswa agung ipa nilai"align="center">87</td>
<th headers="siswa agung ips nilai"align="center">56</td>
<th headers="siswa agung kwu nilai"align="center">45</td>
</tr>
   </table>
</body>
</html>

E.     ELEMEN CAPTION

Untuk memberikan sebuah judul pada tabel, dapat menggunakan elemen caption dengan tag <caption> … </caption>. Penulisan tag caption diletakkan setelah pendeklarasian tag awal tabel <table>. Posisi default caption berada di atas tabel.

Contoh :      
Membuat caption tabel

<!--file studi kasus3-6.html-->
<html>
<head><title>Membuat Caption Tabel</title></head>
<body>
<tr>
<table width="40%"border="1"cellspacing="2" cellpadding="0">
<caption>Data Siswa SMK</caption><!--Caption tabel-->
            <tr>
            <th>NIS</th><!--Header tebal-->
            <th>NAMA</th><!--Header tebal-->
</tr>
<td align="center">19897657</td>
<td align="center">your name</td>
</tr>
</table>
</body>
</html>


F.     ATRIBUT CELLPADDING DAN CELLSPACING
Atribut cellpadding pada tabel berfungsi untuk mengatur jarak dari border sisi dalam tabel dengan isi teks tabel dalam cell. Nilai atribut ini berupa angka dalam satuan pixel. Jika nilai cellpadding=”3” maka jarak tabel sebesar 3 pixel dari border sisi dalam tabel dengan isi tabel.
    Adapun atribut cellspacing berfungsi untuk mengatur jarak antara bagian border dalam dan luar. Semakin tinggi nilai atribut cellspacing maka semakin lebar jarak bagian border dalam dan luar. Contoh nilai cellspacing=”2”, maka jaraknya sebesar 2 pixel diantara garis border tabel.
                      
 Contoh :     

<!--file studikasus3-7.html-->
<html>
<head>
<title>Mengatur Cellpadding dan Cellspacing Tabel</title>
</head>
<body>
<caption>Data Siswa SMK</caption><!--Caption tebal-->
<tr>
<th>NIS</th><!--Header tabal-->
<th>NAMA</th><!--Header taSbal-->
  </tr>  <tr>
<td align="center">12345678</td>
<td align="center">your name</td>
</tr></table>
</body></html>


G.    MENGGABUNGKAN CELL
Anda dapat menggabungkan dua cell sekaligus menjadi satu, ada dua atribut yaitu dengan menggunakan atribut colspan dan rowspan, sebagai berikut.
§  Colspan
Digunakan untuk menyatakan satu atau lebih cell berdasarkan kolom. Contoh : colspan=“2” berarti menggabungkan dua cell menjadi satu cell.

§  Rowspan
Digunakan untuk menyatukan satu atau lebih cell berdasarkan baris. Contoh: Rowspan=”2” berarti menggabungkan satu cell menjadi satu cell.

 Contoh :     
Menggabungkan dua cell menjadi satu cell.

<!--file studi kasus3-6.html-->
<html>
<head><title>Mengatur Lebar Cell Tabel </title></head>
<body>
        <table width="37%"border="1"cellspacing="0" cellpadding="0">
<tr>
<td width="22%" rowspan="2"><div align="center">NIS</div></td>
<td width="31%" rowspan="2"><div align="center">NAMA</div></td>
<td colspan ="3"><div align="center">Nilai Pelajaran </div></td>
</tr>
<tr>
           <td>165675447</td>
           <td>Your name </td>
           <td>90</td>
           <td>88</td>
           <td>78</td>
</tr>
</table>
</body>
</html>


H.    MENGATUR BACKGROUND
Background secara harfiah berarti latar belakang. Ada dua jenis background yang dapat diterapkan pada tabel yaitu berupa gambar dan warna. Langkah-langkah menerapkan background gambar pada tabel, antara lain :
1.      Buatlah folder BG pada direktori C (C:/BG)
2.      Persiapkan gambar yang akan dijadikan background sebuah tabel, baik dalam format .jpg, .jpeg, atau .bmp. letakkan file gambar tersebut ke dalam folder BG dalam satu folder dengan file html yang akan dibuat.
3.      Selanjutnya buat file “gambar.html” dan tulis kode berikut.

 Contoh :     
Mengatur background gambar pada tabel

<!--file studi kasus3-7.html-->
<html>
<head><title>Mengatur Background Gambar Pada Tabel</title></head>
<body>
<table align=”center” widht="30%"  border=”1” background=”foto.jpg”>
 <tr>
                             <th>NIS</th><!--Header tabel -->
                             <th>NAMA</th><!--Header tabel-->
</tr>
<tr>
                             <td align = "center">165675447</td>
                             <td align = "center">your name</td>
</tr>
</table>
</body>
</html>
                                          
Atribut background gambar pada tabel ditunjukkan pada potongan kode program background=”foto.jpg” pada scipt <table align=”center” wdth=”30%” border=”1” background=”foto.jpg”> . file foto.jpg terletak pada satu folder dengan file gambar.html, sehingga tidak perlu memanggil secara utuh path file berada.

Adapun untuk membuat latar belakang tabel dengan warna tertentu, perlu itambahkan atribut bgcolor=”FFFF33”, dengan bgcolor sebagai atribut untuk mengatur wara tabel.
    Untuk mengatur background berupa gambar atau memberi latar belakang dengan warna tertentu pada cell, prosedurnya sama seperti pada tabel.

 Contoh :     

Mengatur background warna pada tabel.

<!--file studi kasus3-8.html-->
<html>
<head><title>Mengatur Background Gambar Pada Tabel</title></head>
<body>
<table align=”center” widht="30%"  border=”1” bgcolor=”FFFF33”>
 <tr>
                             <th>NIS</th><!--Header tabel -->
                             <th>NAMA</th><!--Header tabel-->
</tr>
<tr>
                             <td align = "center">165675447</td>
                             <td align = "center">your name</td>
</tr>
</table>
</body>
</html>


I.       ATRIBUT ALIGN

Anda dapat menentukan posisi isi dalam cell menggunakan atribut align. Ada tiga nilai atribut yaitu left, center, dan right. Left digunakan untuk meletakkan isi pada sisi sebelah kiri cell, center untuk meletakkan isi cell pada posisi tengah, right untuk meletakkan isi cell pada sisi sebelah kanan.

 Contoh :     
                                             
Menentukan posisi isi cell dengan align.
<!--file studi kasus3-11.html-->
<html>
<head><title>Background Warna Pada Tabel</title></head>
<body>
<table align=”center” widht="30%"  border=”1” bgcolor=”FFFF33”>
 <tr>
                             <th align=”left”>NIS</th><!--Header tabel pada posisi kiri -->
                             <th align=”right”>NAMA</th><!--Header tabel pada posisi kanan-->
</tr>
<tr>
                             <td align = "center">165675447</td><!—isi sel pada posisi tengah-->
                             <td align = "center">your name</td>
</tr>
</table>
</body>
</html>


J.       MELETAKKAN TABEL DI DALAM TABEL
Format tabel menjadi sangat penting sekali untuk menjadikan layout sebuah tampilan halaman web, dengan menggunakan tabel , anda dapat menentukan struktur utama sebuah web, mulai dari heading, halaman web, body halaman web, dan footing sebuah halaman. Teknik sederhananya adalah meletakkan tabel didalam tabel utama.

 Contoh :     

Menentukan posisi isi cell dengan align.
<!--file studi kasus3-11.html-->
<html>
<head><title>Background Warna Pada Tabel</title></head>
<body>
<table align=”center” widht="80%"  border=”1” bgcolor=”FFFF33”>
<caption>Tabel terletak pada sel 1</caption>
 <tr>  
                             <th>NIS</th>           
                             <th>NAMA</th>           
</tr>
<tr>
                             <td align = "center">165675447</td>
                             <td align = "center">your name</td>
</tr>
</table>
</td>
<td>
<table align=”center” widht="80%"  border=”1” bgcolor=”FFFF33”>
<caption>Tabel terletak pada sel 1</caption>
<tr>
                             <th>NIS</th>           
                             <th>NAMA</th>           
</tr>
<tr>
                              <td align = "center">165675447</td>
                             <td align = "center">your name</td>
</tr>
</table>
</body>
</html>

   Hasil script diatas.
        



K.     ATRIBUT FRAME
Atribut frame digunakan untuk mengatur jenis border luar pada tabel. Ada beberapa nilai yang digunakan pada atribut frame, antara lain:
1.      Above,
2.      Bellow,
3.      Border,
4.      Box,
5.      Hsides,
6.      Lhs,
7.      Rhs,
8.      Void, dan
9.      Vsides.
Berikut cara memasukkan nilai paa atribut frame tabel

 
Contoh :    

Menggunakan aribut frame       

<table frame="box">
<!--isi tabel-->
</table>
<html>
<head>
<title>Tabel dengan Atribut Frame</title>
</head>
<body>
<table frame="box">
<tr>
                       <td align="center"><strong>NIS</strong></td>
                       <td align="center"><strong>NAMA</strong></td>
                       <td align="center"><strong>ALAMAT</strong></td>
</tr>
<tr>
                       <td align="center"><strong>123456</strong></td>
                       <td align="center"><strong>namamu</strong></td>
                       <td align="center"><strong>nama kotamu</strong></td>
</tr>
</table>
</body></html>




okee sekian dari materi kali ini semoga bisa bermanfaat untuk semuanya .  thanks for all ☺☺
tetap pelajari dan pahami guys, karena ilmu didapat dari seberapa banyak kita membaca dan memahami. bye..




Komentar

Postingan populer dari blog ini

lanjutan ke 2